Nur Faizin Salurkan Bantuan Rp500 Juta untuk Pembangunan Musholla PCNU Sumenep

Update Jatim
Foto : Nur Faizin saat menyerahkan bantuan didampingi jajaran Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Sumenep, yakni Ketua Kamalil Ersya, Sekretaris Irwan Hayat, dan Bendahara Rasidi.
A-AA+A++

SUMENEP, Updatejatim.id – Sekretaris Fraksi PKB DPRD Jawa Timur, Nur Faizin, menyerahkan bantuan senilai Rp500 juta untuk mendukung pembangunan musholla di lingkungan Kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sumenep. Bantuan tersebut diharapkan mampu memperkuat sarana ibadah sekaligus mendukung aktivitas keagamaan dan sosial masyarakat.

Penyerahan bantuan itu turut didampingi jajaran Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Sumenep, yakni Ketua Kamalil Ersya, Sekretaris Irwan Hayat, dan Bendahara Rasidi.

Menurut Nur Faizin, pembangunan musholla bukan sekadar menghadirkan fasilitas fisik, tetapi juga merupakan investasi sosial yang akan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Ia menilai musholla memiliki fungsi strategis sebagai pusat pembinaan umat, pendidikan keagamaan, hingga wadah mempererat solidaritas sosial.

“Bantuan ini adalah bentuk tanggung jawab moral kami sebagai wakil rakyat sekaligus bagian dari generasi yang ditempa dalam dialektika Nahdlatul Ulama. Kami ingin memastikan masyarakat memiliki sarana ibadah yang layak, nyaman, dan mampu menjadi pusat kegiatan keagamaan,” ujarnya.

Legislator asal Madura itu menjelaskan, di tengah kuatnya tradisi keislaman di Kabupaten Sumenep, keberadaan musholla memiliki peran yang sangat penting. Selain menjadi tempat menunaikan ibadah, musholla juga menjadi ruang pembelajaran agama, pembinaan generasi muda, serta tempat menanamkan nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan kepedulian terhadap sesama.

Menurutnya, Nahdlatul Ulama selama ini menjadi salah satu pilar utama dalam menjaga kehidupan keagamaan masyarakat Sumenep. Karena itu, penguatan sarana ibadah di lingkungan PCNU dinilai sebagai langkah strategis untuk mendukung berbagai program pembinaan umat.

Nur Faizin berharap pembangunan musholla tersebut dapat mendorong semakin aktifnya kegiatan keagamaan, mulai dari pengajian, pendidikan Al-Qur’an, hingga pembinaan karakter generasi muda. Dengan demikian, keberadaan musholla tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat penguatan nilai-nilai keislaman dan sosial kemasyarakatan.

“Musholla bukan sekadar bangunan. Dari tempat sederhana seperti inilah lahir generasi yang berakhlak mulia, berkarakter kuat, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan sesamanya,” pungkasnya.